Showing posts with label Berita. Show all posts
Showing posts with label Berita. Show all posts

Monday, March 03, 2008

LALIEUR

Biarpun ibu ibu bau masakan, gini gini juga si mamah rada rada tahu kasus BLBI, siapa yang mengemplang BLBI alias siapa yang menguras harta negara atau dengan kata lain siapa yang merampok duit rakyat ....hehehehe

Makanya, begitu semalam nyasar ke detik.com, tahu ada jaksa penuntut untuk kasus BLBI , yang notabene mewakili lebih dari 200 juta rakyat Indonesia tertangkap tangan lagi nerima suap 660 ribu dollar, dirumah orang yang perkaranya baru saja diputus bebas........beueueueueueu....nano nano banget deh perasaan si mamah ini....guemesssss bangettt....

Siapapun, yang memegang amanah rakyat , koq ya nggak ada takut takutnya ya untuk berbuat „selingkuh“ terhadap kepercayaan rakyat ?.....



Boleh lah dia nggak takut sama rakyat, bolehlah dia nggak takut sama penjara...
Tapi sama Allah Yang Maha Tahu ??? Apa nggak takut ?
Dia, Yang Maha Mengetahui segala sesuatu.
Nggak ada sebesar zarrahpun yang akan luput dari pengamatannya.

Ini ? Duit segombyok gombyok ?
Kata orang sunda sih, nyolok mata buncelik pisan.
Dimana mau disimpennya kalau terima tunai begitu ?
Mau diumpetin? Nggak bisa disembunyikan atuh.

Bolehlah berkilah itu urusan jual beli permata.
Permata apaan ?
Masa bertransaksi apapun dengan orang yang sedang berperkara dan perkaranya juga kita lagi jadi seterunya ?

Dimana ya akal sehatnya ?
Atau sudah nggak punya akal ?

Atau sudah nggak punya muka?
Atau sudah nggak punya kepala ?..

Hehehehhe....jadi inget ungkapan almarhum mertuaku buat mereka yang terang terangan mengemplang duit rakyat :
Lain geus teu boga beunget deui….teu boga hulu !....wuakakakakaka….
( bukan udah nggak punya muka lagi...udah nggak punya kepala !!! )

Trus......hare gene masa ada transaksi jual beli pake duit cash, tunai, buat segambrengan gitu ?
Kenapa nggak di transfer aja atuh kalau jual beli yang sah dan halal mah, iya nggak ?
Yang satu kudu narik duit segombyok dari Bank, dengan resiko dirampok...

Pihak satunya kudu nerima pula segambreng, dengan resiko dirampok pula.

Ada yang aneh ???
Pasti ada, bukan ?
Lagi lalieur kitu ?
Dipikirnya rakyat bisa dibodohi kitu?

Bukannya suudzon atau melanggar azas praduga tak bersalah, jangankan orang pinter, si mamah aja nggak percaya tuh.
Duit segombyok, tunai, untuk urusan jual beli dengan orang yang lagi berperkara, berseteru dengan kita....bener bener diluar nalar orang waras..
Alhamdulillah, si mamah masih sehat lahir batin, berpikirpun masih jernih.
Dan Insya Allah hati si mamah juga nggak butek.....

Sedih ya melihat disatu sisi banyak pejabat yang berupaya mati matian menegakkan „bebeneran“, menegakkan apa yang seharusnya ditegakkan demi kebaikan generasi mendatang.

Tetapi disisi lain masiiiiiiiih ada aja oknum yang mempermainkan hukum, merusak citra seluruh jajaran pemegang amanah rakyat..........duuuhhhh..

Astaghfirullahaladziim.....


Friday, August 31, 2007

BANGKRUT

Biasaaa....menjelang ramadhan, pikiran dan perasaan suka nano nano.
Tiba tiba aja membaca kata BANGKRUT , yang dikaitkan dengan amal dan dosa seorang manusia...
Hiiiiiyyyyyy ceyyyyeemmmm...

Nggak tau dibuku apa, terbaca tulisan tentang terputusnya hubungan seorang manusia dengan Allah, apabila ia berbuat sesuatu yang berbau syirik, menyekutukan Allah, menduakan Allah....
Nggak ada ampun...kelak masuk kerak neraka jahanam....
Duuuhhhh ceyyyem banget hukumannya seorang yang musyrik ya......

Amal amalan kebaikan apapun akan ludes nggak berbekas, apabila ia sekali, ingat ya, sekaliiiiiii aja berbuat musyrik......
Astaghfirullahaladziim...
Jangan sampai deh kita tergelincir menjadi seorang yang musyrik.

Trus, katanya, hubungan seorang manusia akan terputus dengan manusia lainnya apabila diantara keduanya ada fitnah.......
Astaghfirullahaladziim........

Fitnah, bukan saja akan melukai perasaan, tetapi juga menghantam jiwa, martabat, harga diri yang difitnah......
Duuuuhhhh, koq tega teganya ya orang memfitnah yang lainnya......
Mengatakan yang nggak bener.....
Jangankan menyampaikan atau menyebarkan yang nggak bener, menyebar luaskan hal yang bener terjadi dan merupakan aib seseorangpun dilarang koq...
Ghibah...dosanya sama aja akan menyeret ke neraka jahanam....
Uuuuughh...

Kalau kita iseng amati acara media elektronik, juga baca berbagai tabloid....
Wuaaaaah...ini jaman uedan banget.....
Koq banyak ya yang mengumbar aib orang, atau bahkan itu berita fitnah ?

Apa nggak takut ya mencari nafkah dengan merusak privacy orang lain, dengan mengumbar sejentre jentrenya, sejelas jelasnya setiap gerak langkah objek pemberitaan ?

Gimana kelak jadinya anak cucu kalau dikasih makan dari penghasilan membuka buka aib orang, menyebar luaskan rahasia hidup seseorang ?
Apa nggak ada berita lain?
Apa nggak ada cara lain buat cari makan?

Wuuuiiiih...ini malah makin rame pemberitaannya, makin banyak tabloidnya...makin laku lagi.......
wwekkkks


Katanya, kalau hubungan antar manusia terputus karena fitnah, Allah masih bisa memaafkan si pemfitnah, asal....
Naaaah, syaratnya ini yang repot......

Pertama, dia harus mendapatkan maaf dari objek yang difitnah......
Kedua, naaah ini yang repot buanget....Dia harus meluruskan berita, meralat ucapan atau pemberitaannya kepada semua.
Sekali lagi semuuuuuuua yang menerima berita tentang fitnah tersebut.....

Wwuuuuiiiii, kebayang repotnya.
Habis sisa usia untuk mengejar kemana saja itu berita udah sampai....
Halah........

Ketiga...ya harus taubat dan nggak mengulangi lagi perbuatannya.........

Naaaaah, kebayang, susah banget ya untuk mendapat ampunan Allah gara gara menyebarkan atau memfitnah seseorang........

Coba, bayangin.
Kalau kerja sehari hari cuma memfitnah melulu, apa nggak bangkrut.
Habis sisa usia hanya untuk meluruskan berita !!!!!

Di tulisan itu juga diuraikan, seseorang yang memfitnah, maka amal amal baiknya akan terambil oleh orang yang difitnah, dan dosa dosa yang difitnah akan terambil oleh orang yang memfitnah....

Tuuuuuh, kebayang nggak.
Makanya dikatakan, seorang tukang fitnah itu, ketika diperhitungan dosa dan amal baik, dia akan menjadi orang yang bangkrutttt, krutt, krutt, krutt...

Hiiiyyyy...ceyyyyem amat ya, ngambilin dosa orang dan terambil amal baiknya....

Makanya, si mamah juga lagi belajar balem, menutup mulut, nggak ikut ikutan ngomentarin kalau ada seseorang membicarakan seorang lainnya...
Walaupun syusyah...harus belajar....
Gimana kalau bangkrut di akhirat kelak ?
Hiiiiiy...ogah banget....
Astaghfirullahaladziim.

Ini menjelang ramadhan, bulan dimana kita tidak saja puasa menahan lapar haus.
Tetapi juga belajar menahan bicara, belajar puasa melihat ,puasa mendengar,puasa bicara yang nggak baik baik.
Belajar mengendalikan diri menuju pribadi yang jauh lebih siap menghadapi ujung usia yang merupakan awal kehidupan dialam sana....

Insya Allah mendapat ganjaran surga, amin.

Yuk ah...kita belajar menahan bicara.
Ucapkan yang baik baik aja atuh...OK ???

Kalau mau ngomentarin yang nggak bener...inget aja kata BANGKRUT....

Semoga kita semua menjadi pribadi yang indah mempesona dengan belajar bicara.
Hanya bicara yang baik baik saja....
Salam.