Sudah....sudah...bubar...bubar....jangan berghibah ..
Aa Gym berpoligami, itu kan urusan pribadinya .........
Teh Ninih kan suka ikut Aa Gym berdakwah, jadi Aa Gym perlu istri lain untuk menunggui anak anaknya .
Bu...istri saya semalam tidur sambil sesenggukan, katanya mimpi lamaaa banget, bagaikan sinetron bersambung, dia mimpi saya kawin lagi...ihiks ihiks...
Udah...udah....kita cari ustadz lain aja....Uje keq....atau Jusuf Mansyur keq......ntar kalau mereka poligami juga gimana ?....yaaaa, kan pasti ada ustadz lain yang baru muncul dan "belum"berpoligami .......
Haduuuuh...halaaaah, itu teh sebagian dari kalimat kalimat yang bersimpang siur hari ini.
Sebenernya ada apa sih ?
Koq sampai heboh begini ?
Rapat dengan DPRD kota xxxxxxx juga diselingi banyolan segar menyerempet Aa Gym berpoligami...
Kata mereka, haduuuuh, kalah sama si Aa euy....
Kita mah baru wacana, si Aa mah udah implementasi.....
Dikantor, dipasar, dikantin, di cafe, di pangkalan ojeg, di pangkalan taksi, di terminal, di stasiun, di sekolah, di kampus, di angkot, di warteg, di warung, di pos satpam, di pos siskamling...
Huuuuuh, koq kayaknya ada "ghibah" masal hari ini ya....
Nggak akan ada asap kalau nggak ada apinya, bukan ?
Nggak mungkin lah orang bicara tentang Aa Gym, kalau Aa nya nggak ngapa ngapain....iya nggak ?
Jadi api nya apa ?
Sampai asapnya kemana mana, dimana mana dan terasakan oleh siapa siapa....
Jauh kepelosok pelosok sudut sudut desa.
Memang, yang terlintas dihati, lantas dipikirkan, diucapkan atau dituliskan, adalah reaksi spontan dari jiwa yang shock, kaget, reuwas, terperangah.
Karena sang idola, sang panutan, sang teladan, yang notabene sebelum kita dengarkan ucapannya, sebelum kita camkan apa yang dilisankannya, sebelum kita memorikan apa pesannya, sebelum kita ikuti apa tindak tanduk dan perilakunya, pastilah kita juga secara spontan menyimak seluruh sepak terjangnya, termasuk kepribadian dan kehidupan pribadinya......
Ucapan yang santun, tutur kata yang lembut menyejukkan, bicara yang bernas berisi, apakah juga tercermin dalam kehidupan pribadinya ???
Apakah juga terekspresikan dalam kesehariannya ?
Jadi, please, bitte, tidaklah elok kalau kita mengingatkan jiwa seseorang agar tak hirau, tak ikut campur, tak cawe cawe akan kehidupan pribadi Aa Gym.
Justru kehidupan pribadi beliau menjadi sangat penting, karena beliau adalah sosok panutan bagi jutaan manusia yang rajin mengikuti dakwahnya , ingin mengikuti anjurannya dan ingin meniru setiap langkah gerak hidupnya.
Bagaimana mungkin kita dengarkan ucapan seseorang, bagaimana mungkin kita membenarkan ajakan seseorang, bagaimana mungkin kita ikuti tindak tanduk seseorang apabila kita nggak tahu persis kehidupan pribadinya ???
Bagaimana mungkin ???
Jadi, kan sudah kubilang.
Kita saling menghargai keyakinan atas kebenaran yang dipahami seseorang,,,,
Jadi, please, bitte, jangan marah ya....
Setelah sekian tahun selalu merindukan nasihat Aa Gym, sekarang, banyak yang berpaling dan mencari nara sumber lain....
Nggak apa apa kan ??..
Biar afdol gitu...
Dengerin nasihatnya, juga melihat perilakunya yang "menurut kita" sesuai dengan apa yang diucapkannya......
Nggak menyakiti atau melukai perasaan siapapun.....
Emang berpoligami melukai perasaan ???...
Aau ah gelap.....
Cuma hati yang bisa memberi penjelasan.
Tanyakan saja kepada hati, pasti jawabannya juga nggak berbentuk lisan ataupun tulisan, tapi dalam bentuk perasaan yang hanya bisa dirasakan, bukankah begitu ?
Kalau buatku sih iya, melukai banget, nggak tau ya buat yang lain....
Buatku sih poligami itu ( kecuali yang dilakukan Rasulallah saw), adalah simbol egoisme dan keangkuhan.....
Merasa mampu, merasa bisa berbuat adil, merasa nggak akan melukai, merasa menjadi penolong, merasa menjadi hero, merasa lebih "lelaki", lebih macho, lebih jantan dll dll
btw....aku mau nanya, ayo rame rame jawab bagi yang tahu atau ada yang kenal, apakah lelaki yang berpoligami, rata rata anaknya cewek ? apakah yang berpoligami rata rata anak dari istri pertamanya cewek ? ....ini hanya penasaran aja, ingin sedikit menggaris bawahi "teori" bahwa poligami adalah simbol egoisme .......
Mau tahu alasannya?....
Di postingan lain ya.....heheheheh...
Baca dong choice of baby boy or baby girl.....heuheuheu
Makanya, aku sih dalam suasana nano nano gini kan berdoanya juga simple....
Ya Allah...beri kesempatan semeniiiiiiit aja kepada mereka para pelaku poligami untuk merasakan secara utuh perasaan istrinya, juga perasaan anak anaknya...
Itu saja...
Masa berdoa begitu aja koq nggak boleh ????
Ada yang bilang, sudah, hentikan segala polemik tentang poligaminya Aa Gym, karena nggak ada untungnya.......
Aaaah, kata siapaaaa???
Buatku sih banyaaak, banyaaaak banget hikmahnya.
Apakah tentang jangan terlalu mengidolakan seseorang, apalagi mengkultus individukannya.
Apakah tentang ketidaksempurnaan manusia, apakah tentang tepo seliro, menjaga perasaan orang, dll dll......
jadi......jangan ber "ghibah" doooong......,
Tapi justru jadikan kesimpangsiuran kalimat kalimat yang berseliweran hari hari ini, menjadi bahan pembelajaran untuk meningkatkan kualitas manusia yang sudah seharusnya berkhidmat kepada sebanyak banyak mahluk lainnya.
Salam..........
Udah ah, nggak akan ada part three nya ya.....
Monday, December 04, 2006
Sunday, December 03, 2006
AA GYM BERPOLIGAMI
Nggak akan ada tandingannya lagi deh, berita yang menghebohkan minggu lalu dan klimaksnya dengan ending yang membuat hati kita semua super duper nano nano terjadi sabtu, 2 desember 2007 kira kira jam 17.30.
Kimaks itu adalah....konfrensi pers Aa Gym berdua istrinya, teh Ninih, penjelasan tentang Aa Gym ber poligami
Aa Gym berpoligami .....
Haaaaaaaah????
Bener nggak seeeegh ???
Piraku ?
Kutan ?
Aduuuuuuh, koq gitu sih ?......
Pokoknya berjuta rasa dan beribu kata nggak akan bisa persis mewakili nuansa hati pendengar berita tersebut.
Figur yang selama ini terasa nyaris sempurna, pas dan komplit buat mengobati luka hati rakyat dan mulai melangkah memperkuat diri menata masa depan, tiba tiba.....twew..twew twew twew twew.....twew.....menukik ketitik nadir......
Ihiks, ihiks,ihiks.......
Konon, seluruh stasiun tv hadir meliput konfrensi pers kemarin, selain itu 195 stasiun radio mengudarakan secara langsung moment yang ditunggu tunggu, menangkap setiap kata demi kata yang diucapka Aa Gym dan teh Ninih ...
Kalau stasiun tv memang lebih seru, menayangkan setiap sisi sudut wajah teh Ninih, gerak bibirnya, ekspresi wajahnya, gerak matanya, bagaimana berulangkali teh Ninih menggerakan bibir dan mulutnya ketika Aa memulai penjelasan....
Duuuuuuuuuh........hati siapa yang nggak nano nano.
Ihiks...ihiks......
Kita harus menghargai apapun keyakinan orang, apapun kebenaran yang diyakini orang, begitu katanya.
Kalau begitu, mari kita hargai juga pendapat diri kita sendiri
aku mau nulis aja apa kata hatiku, boleh baca boleh nggak....
Ocre ocre ???
Beberapa hal yang aku catat dalam hatiku sejak kemarin adalah :
Pertama, kita , manusia, sering terkecoh,memuliakan seseorang, menyanjung seseorang, menganggap seseorang itu hebat, shaleh, layak berdakwah , pantas dijadikan teladan.....
Aa Gym, selama ini mendapat perlakuan istimewa dari rakyat banyak, dan istrinya lebih banyak tidak menampilkan dirinya,......
Ternyata.......kemarin sore, malah istrinya yang terasakan jauh lebih shalehah, jauh lebih menginginkan ridha Allah, jauh lebih pantas untuk berdakwah dan dijadikan teladan.......
Ada yang protes ????
Manggaaaa.....kan boleh beda pendapat bukan ??
Betapa teh Ninih, dari setiap patah kata yang diucapkan, dari setiap detik ekspresi yang dipancarkan, terasa banget pergulatan batinnya antara sifat manusia yang sedih, terluka, dengki, marah, kecewa, ......dan upaya untuk ikhlas, tabah , tawakal, sabar, tegar, hanya demi mendapat ridha Allah.....luar biasa
Kedua, moment pembenaran poligami yang dilakukan Aa Gym, bagi sebagian orang ibarat meruntuhkan bangunan yang selama ini susah payah dibangun.
Dicapai dengan penuh harap.
Wong Solo boleh saja beristri 9, kita ribut , nggak ngaruh apa apa koq sama kita , Hamzah Haz beristri tiga, kita juga ribut bersilat lidah, tapi nggak ngaruh apa apa juga koq sama kita.
Zainuddin MZ juga poligami, Kiwil poligami, Parto, Unang, Didin Bagito, Bang Haji dll dll.....emang gue pikirin ????..nggak ngaruh ah.......
Tapi Aa Gym ???....
Kenapa beda ya ?.....
Kata seurieus juga : "Aa Gym juga manusia "
Kenapa ???
Mungkin selama ini kita amat sangat berharap banyak dari beliau yang santun, shaleh, bertutur lembut, pengasih penyayang, cinta keluarga....dll dll...
Kayaknya Aa Gym bisa dijadikan model, contoh, teladan, begitulah seharusnya manusia berkhidmat kepada mahluk Allah.
Lantas, ketika Aa Gym berpoligami, walaupun diperbolehkan oleh agama islam dengan berbagai persyaratan, dengan beberapa pembenaran yang beliau ungkapkan, ada sisi hati kita yang terluka, tercerabik, terhempas.
Entah kenapa, tetapi terutama mungkin ikut merasakan apalagi melihat dengan jelas jelas, ada luka atau entah apa namanya, walaupun sedikit saja dari istri tercinta, yang mensupport sejak jaman beliau bukan siapa siapa, yang memberinya 7 anak, merawat dan mendidik anak anak dengan penuh cinta dan keteladanan, yang mengantar beliau kepuncak popularitas dan ketenaran, yang mendoakan beliau siang malam, yang menyiapkan berbagai kebutuhan beliau agar beliau bisa fokus melayani ummat......
Duuuuuuuh.....
Bahkan dengan penuh cinta, kemarin teh Ninih mencium Aa Gym didepan khalayak, betapa terasakan, ia mencoba ingin membahagiakan suami tercintanya, walaupun hatinya pedih.....
Hanya semata mata ingin ridha Allah........
Duuuuuuh...
Aku berdoa, berdoa, berdoa,........
Ya Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang......
Beri kesempatan Aa Gym semeniiiiiiiit aja, agar ia merasakan persis bulat bulat hatinya teh Ninih.
Bagaimana menata hati mencoba ikhlas, menerima kenyataan, suami tercinta, pujaan dambaan hati, figur teladan anak anak, menduakan hati..........
Ya Allah, beri Aa Gym kesempatan semeniiiiit aja, untuk merasakan hati anak anak tercintanya, melihat kenyataan, ayahnya yang selama ini menjadi panutan mereka, berbagi kasih dengan perempuan lain selain bundanya...........
Itu aja ah doaku...,
Boleh kan berdoa begitu ?
Ketiga, udah baca postinganku tentang Aa Gym waktu ramadhan nggak ?
Ternyata....aku bangga , bahagia, punya bapak yang seperti Aa Gym tapi sampai akhir hayatnya tidak membagi kasih dan cintanya kepada perempuan lain selain ibuku.
Semoga ibu bapakku dimuliakanNya disana
Keempat, aku jadi mikir lagi nih....
Tadi kan doaku udah terbaca ya.....
Doa yang dulu, semoga Aa Gym tetap sehat dan berlimpah energi agar senantiasa bisa berdakwah kesana kemari memberi tuntunan kepada umat....dipending dulu deh....
Ntar didoain gitu, berlimpahan energi, malah dipake nyari yang ketiga, keempat.......
Heheheheheh...( maap ya Aa dan keluarga....., kita lagi sensi negh....)
Huhuhuhuhuuuuuy. jadi inget si simple life negh....
Katanya, lelaki itu suliiiiiit masuk surga, kudu upaya keras buat masuk surga, Sementara perempuan gampang banget, masuk saja lewat pintu ikhlas menerima kenyataan suami berpoligami, pasti masuk surga....
Apa kata simplelife ?????
Aaaaah, aku mah mau masuk surga lewat pintu lain yang banyak, bukan lewat pintu ikhlas menerima suami berpoligami......
Kkekekekekkkkkekekkkkkk...
Yuk ah, lebih kurangnya mohon maaf ya ( abis lagi nano nano banget nih perasaan )........
salam...
Kimaks itu adalah....konfrensi pers Aa Gym berdua istrinya, teh Ninih, penjelasan tentang Aa Gym ber poligami
Aa Gym berpoligami .....
Haaaaaaaah????
Bener nggak seeeegh ???
Piraku ?
Kutan ?
Aduuuuuuh, koq gitu sih ?......
Pokoknya berjuta rasa dan beribu kata nggak akan bisa persis mewakili nuansa hati pendengar berita tersebut.
Figur yang selama ini terasa nyaris sempurna, pas dan komplit buat mengobati luka hati rakyat dan mulai melangkah memperkuat diri menata masa depan, tiba tiba.....twew..twew twew twew twew.....twew.....menukik ketitik nadir......
Ihiks, ihiks,ihiks.......
Konon, seluruh stasiun tv hadir meliput konfrensi pers kemarin, selain itu 195 stasiun radio mengudarakan secara langsung moment yang ditunggu tunggu, menangkap setiap kata demi kata yang diucapka Aa Gym dan teh Ninih ...
Kalau stasiun tv memang lebih seru, menayangkan setiap sisi sudut wajah teh Ninih, gerak bibirnya, ekspresi wajahnya, gerak matanya, bagaimana berulangkali teh Ninih menggerakan bibir dan mulutnya ketika Aa memulai penjelasan....
Duuuuuuuuuh........hati siapa yang nggak nano nano.
Ihiks...ihiks......
Kita harus menghargai apapun keyakinan orang, apapun kebenaran yang diyakini orang, begitu katanya.
Kalau begitu, mari kita hargai juga pendapat diri kita sendiri
aku mau nulis aja apa kata hatiku, boleh baca boleh nggak....
Ocre ocre ???
Beberapa hal yang aku catat dalam hatiku sejak kemarin adalah :
Pertama, kita , manusia, sering terkecoh,memuliakan seseorang, menyanjung seseorang, menganggap seseorang itu hebat, shaleh, layak berdakwah , pantas dijadikan teladan.....
Aa Gym, selama ini mendapat perlakuan istimewa dari rakyat banyak, dan istrinya lebih banyak tidak menampilkan dirinya,......
Ternyata.......kemarin sore, malah istrinya yang terasakan jauh lebih shalehah, jauh lebih menginginkan ridha Allah, jauh lebih pantas untuk berdakwah dan dijadikan teladan.......
Ada yang protes ????
Manggaaaa.....kan boleh beda pendapat bukan ??
Betapa teh Ninih, dari setiap patah kata yang diucapkan, dari setiap detik ekspresi yang dipancarkan, terasa banget pergulatan batinnya antara sifat manusia yang sedih, terluka, dengki, marah, kecewa, ......dan upaya untuk ikhlas, tabah , tawakal, sabar, tegar, hanya demi mendapat ridha Allah.....luar biasa
Kedua, moment pembenaran poligami yang dilakukan Aa Gym, bagi sebagian orang ibarat meruntuhkan bangunan yang selama ini susah payah dibangun.
Dicapai dengan penuh harap.
Wong Solo boleh saja beristri 9, kita ribut , nggak ngaruh apa apa koq sama kita , Hamzah Haz beristri tiga, kita juga ribut bersilat lidah, tapi nggak ngaruh apa apa juga koq sama kita.
Zainuddin MZ juga poligami, Kiwil poligami, Parto, Unang, Didin Bagito, Bang Haji dll dll.....emang gue pikirin ????..nggak ngaruh ah.......
Tapi Aa Gym ???....
Kenapa beda ya ?.....
Kata seurieus juga : "Aa Gym juga manusia "
Kenapa ???
Mungkin selama ini kita amat sangat berharap banyak dari beliau yang santun, shaleh, bertutur lembut, pengasih penyayang, cinta keluarga....dll dll...
Kayaknya Aa Gym bisa dijadikan model, contoh, teladan, begitulah seharusnya manusia berkhidmat kepada mahluk Allah.
Lantas, ketika Aa Gym berpoligami, walaupun diperbolehkan oleh agama islam dengan berbagai persyaratan, dengan beberapa pembenaran yang beliau ungkapkan, ada sisi hati kita yang terluka, tercerabik, terhempas.
Entah kenapa, tetapi terutama mungkin ikut merasakan apalagi melihat dengan jelas jelas, ada luka atau entah apa namanya, walaupun sedikit saja dari istri tercinta, yang mensupport sejak jaman beliau bukan siapa siapa, yang memberinya 7 anak, merawat dan mendidik anak anak dengan penuh cinta dan keteladanan, yang mengantar beliau kepuncak popularitas dan ketenaran, yang mendoakan beliau siang malam, yang menyiapkan berbagai kebutuhan beliau agar beliau bisa fokus melayani ummat......
Duuuuuuuh.....
Bahkan dengan penuh cinta, kemarin teh Ninih mencium Aa Gym didepan khalayak, betapa terasakan, ia mencoba ingin membahagiakan suami tercintanya, walaupun hatinya pedih.....
Hanya semata mata ingin ridha Allah........
Duuuuuuh...
Aku berdoa, berdoa, berdoa,........
Ya Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang......
Beri kesempatan Aa Gym semeniiiiiiiit aja, agar ia merasakan persis bulat bulat hatinya teh Ninih.
Bagaimana menata hati mencoba ikhlas, menerima kenyataan, suami tercinta, pujaan dambaan hati, figur teladan anak anak, menduakan hati..........
Ya Allah, beri Aa Gym kesempatan semeniiiiit aja, untuk merasakan hati anak anak tercintanya, melihat kenyataan, ayahnya yang selama ini menjadi panutan mereka, berbagi kasih dengan perempuan lain selain bundanya...........
Itu aja ah doaku...,
Boleh kan berdoa begitu ?
Ketiga, udah baca postinganku tentang Aa Gym waktu ramadhan nggak ?
Ternyata....aku bangga , bahagia, punya bapak yang seperti Aa Gym tapi sampai akhir hayatnya tidak membagi kasih dan cintanya kepada perempuan lain selain ibuku.
Semoga ibu bapakku dimuliakanNya disana
Keempat, aku jadi mikir lagi nih....
Tadi kan doaku udah terbaca ya.....
Doa yang dulu, semoga Aa Gym tetap sehat dan berlimpah energi agar senantiasa bisa berdakwah kesana kemari memberi tuntunan kepada umat....dipending dulu deh....
Ntar didoain gitu, berlimpahan energi, malah dipake nyari yang ketiga, keempat.......
Heheheheheh...( maap ya Aa dan keluarga....., kita lagi sensi negh....)
Huhuhuhuhuuuuuy. jadi inget si simple life negh....
Katanya, lelaki itu suliiiiiit masuk surga, kudu upaya keras buat masuk surga, Sementara perempuan gampang banget, masuk saja lewat pintu ikhlas menerima kenyataan suami berpoligami, pasti masuk surga....
Apa kata simplelife ?????
Aaaaah, aku mah mau masuk surga lewat pintu lain yang banyak, bukan lewat pintu ikhlas menerima suami berpoligami......
Kkekekekekkkkkekekkkkkk...
Yuk ah, lebih kurangnya mohon maaf ya ( abis lagi nano nano banget nih perasaan )........
salam...
Subscribe to:
Posts (Atom)