Monday, October 20, 2008

MUBADZIR

Mubadzir ???
Apa ya padanan katanya?
Nggak manfaat ?
Buang Waktu ?
Buang tenaga ? Buang pikiran ?
Buang energi ? Buang potensi ?

Pokoknya gitu deh.
Hal hal yang mubadzir kan adalah hal hal yang nggak memberi manfaat bukan ?

Kalau kita mengerjakan sesuatu, bahkan memikirkan sesuatu yang bener bener nggak ada kontribusi positifnya pada seluruh kehidupan mahluk apapun, ya...mubadzir namanya bukan?

Kenapa si mamah ujug ujug pengen menulis tentang mubadzir ?
Sebab memang diamati bahkan direnungkan banyaaaaak banget hal hal mubadzir yang terjadi diseputar kita bukan ?

Padahal, kita tercipta dengan tugas rahmatan lil alamin, memberi manfaat kepada sebanyak banyak mahlukNya.
Duuuuuuh, kalau usia berujung kelak, trus ditanyain tentang azas manfaat....ceyyyyeeemmmm.

Si akang berulang bilang, kan nanti juga dipertanggungjawabkan, kita dikasih potensi, dipake apa potensi itu ?
Potensi apa ? Ya ilmu, kepinteran, keahlian, kemampuan, rejeki, waktu, dlsb.

Astaghfirullahaladziim....
Ini usia udah berapa ya?
Apakah seluruh potensi, seluruh energi, seluruh senjata yang sudah dianugrahkan Allah kepada kita sudah dimanfaatkan dengan baik dan benar ?
Ampuuuuun Gusti.
Jangan sampai hal hal mubadzir yang sudah kita lakukan mengurangi pahala kita kelak.

Coba, kita introspeksi ya.
Kita inget tentang waktu aja.
Jam berapa kita bangun? Trus ngapain? Trus ngapain? Ada manfaatnya nggak?
Menambah nilai positif atau energi bagi kehidupan sebanyak banyak mahlukNya nggak?
Atau bahkan nggak memberi arti apapun bagi diri kita juga.

Nonton infotainment? Gossip?
Ada manfaatnya nggak ya ?
Buat apa kita tahu si ini begitu sama si anu...si anu rumahtangganya begitu ?
Ada nggak ya manfaatnya ?

Nonton sinetron?
Halah.....koq ya sinetron itu semua bertele tele.
Temanya itu itu lagi.....horor, mistik, roman picisan yang berlarut larut, konon sampai puluhan sampai ratusan episode, kehidupan aneh atau nggak berpijak pada realita, dll, dll, dll

Berapa jam sudah waktu terbuang buat nonton TV yang nggak memberi kontribusi positif?
Malah merusak mata aja bukan ?......hehehehehe
Bahkan merusak mental atau moral, bahkan merusak keyakinan.....haduuuuuh biyung....

Berjam jam orang duduuuuuk nonton acara acara TV yang sebenernya, sorry, nggak memberi nilai positif.
Padahal, rumahnya berantakan, anak nggak terurus, makanan belum disajikan, pepohonan kering melayu nggak sempet disiram, atau bahkan.....shalat terlewatkan atau..ybs belum sempet mandi !!!! Siang bolong masih kusut masai cileuhan dahdiran....gggrrrrkkkhhh
Astaghfirullahaladiim.

Itu baru dari segi waktu.

Bagaimana dengan barang ?
Baju, sepatu, tas, perabotan, peralatan, dan barang barang lainnya dirumah.

Kembali, kata si akang, makin banyak barang dirumah, itu teh energi negatif buat kita.
Maka, tengoklah lemari, rak, berbagai penjuru rumah, ada nggak barang yang nggak terpakai ?
Ada nggak barang yang sudah lamaaaaa banget nangkring nggak tersentuh, nggak dipakai ?

Jadi ?
Bawa aja keranjang atau kantung besar.....singkirkan aja semua barang barang yang nggak begitu ada manfaatnya buat kita.
Diluar sana banyaaaaaak banget yang membutuhkan barang barang tersebut.
Kalau nggak mau dijual, atau diloakkan, di "flohmark " kan...ya berikan saja kepada siapapun yang kita kenal, bukan begitu ?

Bagaimana dengan "harta" ?
Banyak rumah terbengkalai, saking banyaknya harta.
Ya. mending disewakan aja atuh, jadiin kost kostan, dikontrakkan, diisi saudara atau yatim piatu atau anak jalanan, atau dijual aja, beres.

Banyak lahan nggak terpelihara, karena banyak pemilik tanah bahkan lupa punya tanah.....
Lha, mending dijual atau dipinjam pake sama penggarap, biar ada manfaatnya ditanami kangkung, cabe, sayuran atau apaaaaa aja.
Lahan jadi bersih terawat dan bermanfaat.
Atau...jual aja deh.

Banyak duit menganggur di bank, sementara banyak orang mebutuhkan baik untuk modal, untuk wirausaha, untuk pendidikan atau untuk kehidupan keseharian.
Ya......mending dipake buat membantu sesama, buat menggerakan usaha yang memberikan pekerjaan atau bahkan kehidupan kepada puluhan orang lainnya, iya nggak ?

Atau...bantu anak asuh, guru asuh ( banyak lho guru yang perlu dibantu juga...coba aja mampir ke www.suamigila.com).

Bagaimana dengan ilmu? kemampuan? kepinteran ? Keahlian ?
Nggak semua orang diberi keahlian, keilmuan tertentu bukan ?
Yang terbaik ya dimanfaatkan agar nggak sia sia.
Baik dengan pekerjaan yang sesuai keahlian, memberi bantuan pemikiran, mengajarkan keilmuan atau...menuliskannya, jadi buku keq, jadi artikel keq, jadi bahan seminar keq...pokoknya, jadi memberi sebanyak banyak manfaat deh.

Harta, ilmu, waktu, tiga hal besar yang sudah dianugrahkan kepada kita, tiga hal pokok yang sudah diberikan kepada kita sebagai potensi, sudah diapakan saja ?

Astaghfirullahaladziim, jangan sampai hal hal mubadzir memberatkan kita kelak ya.....

Sok atuh, derr ah, menata ulang kehidupan.
Mumpung Allah masih memberikan kesempatan kepada kita sebelum maut datang menjemput.

Kita saling doakan ya.....semoga kita nggak termasuk golongan orang yang melakukan hal hal mubadzir.

Ya Allah, ampuni semuuuuua dosa dosa kami.
Sayangi kami, rahmati hidup dan mati kami.
Tunjukkan kami jalan dan bimbing selalu agar kami termasuk kepada golongan yang bisa mempertanggung jawabkan semua potensi yang sudah Engkau berikan, amin.

7 comments:

Rizki Eka Putra said...

Makasih mama sudah dingatin! memang benar sekali kata mama

mom4kids said...

semakin tua memang semakin bijak ya biasanya , spt si mamah misalnya , mudah2an menular ke saya juga ya Mah ..amen

Tamrin-Next CEO said...

Betul Mah... kadang kita gak nyadar kalo suatu saat setiap yang kita punya, kita kerjakan akan dipertanggungjawabkan. Makasih udah ngingetin saya T_T (terharu.com)

ijal said...

wah.. kalo ngeblog mubazir waktu ga mah?

Ahyani Raksanagara said...

supaya gak mubzir....
boleh kasih sama adiknya ajah...

ha...3x (merayu.com)

galendo said...

nalangsa maos basa mubazir teh..sok emut diri anu sok ngamubazirkeun umur..:((

Eucalyptus said...

Huhuhuhu.... jadi ngerasa kesindir neh... suka belanja gak karuan, buang2 waktu dengan percuma...
Makasih mam, udah ngingetin dgn postingan ini...