Tuesday, April 17, 2007

UJIAN NASIONAL

Hari ini, selama tiga hari berturut turut, pelajar kelas tiga SMA diseluruh Nusantara serentak mengikuti Ujian Nasional.
Walaupun gencar diprotes, walaupun tuntutan masyarakat agar Ujian Nasional sebagai cara untuk menentukan kelulusan pelajar SMA ditiadakan, masih berjalan di pengadilan, Ujian Nasional teteeeep dilaksanakan.

Berbagai pro kontra sudah lamaaaaa terdengar.
Masa sih kelulusan anak SMA ditentukan hanya oleh 6 jam saja ?
Bagaimana dengan prestasi keseharian si anak ?

Bisa saja pas Ujian, anak ada yang sedang kena musibah.
Orang tuanya meninggal lah atau sakit keras lah atau ybs juga sakit sehingga prestasinya menurun drastis, dll, dlsb.

Tapi yang memegang kendali keputusan tetep aja menentukan, Ujian Nasional adalah satu satunya cara menentukan lulus tidaknya pelajar SMA.

Yaaaa mau bagaimana lagi.
Kita kan rakyat harus patuh sama pemimpin, ya nggak ?

Jadi ?
Ya dibimbing dan dipantau saja anak anak agar belajar, belajar dan berlatih .....
Pleueueueus, berdoa, pleueueues kita support dengan gizi yang bagus, suasana rumah yang tenang aman nyaman.
Kalau ikhtiar sudah disempurnakan, selebihnya sih urusan Allah bukan ?
Do your best and God will do the rest.

Tahun ini, anak paling muda si mamah ujian SMA ( doain yaaaa....)
Sekali sekali dia puasa Senin Kamis.
Kalau dia nggak bisa puasa, ya si mamah dan si akang tetep harus puasa, biar berkah dan biar anak tenang dan diberi kemudahan .
Atau, terkadang dia bilang, mau tahajud tapi cape banget nih,ya udah, tidur aja, biar mamah aja yang tahajud.

Pokoknya, dibikin anak nggak banyak beban aja deh.
Berikhtiar tapi santai, nggak tegang.
Kalau dibikin tegang malah anak jadi stres bukan ?

Mempersiapkan anak anak ujian memang susah susah gampang, atau gampang gampang susah.
Buatku, yang utama, ya kitanya harus jadi pensupport sejati.
Ada disetiap dia membutuhkan, memantau tapi cukup dengan lirikan aja, nggak usah heboh, malah menegangkan.
Menyiapkan segala kebutuhannya, membuat suasana tenang dan nyaman.

Biar bagaimana, anak akan amat tenang kalau tahu kita, orang tuanya juga rajin berdoa, rajin puasa, rajin bangun malam hanya untuk mendoakan kelancaran ujiannya.
Itu cukup bikin anak berkurang stresnya, jadi ia bisa fokus belajar.

Anehnya, ditengah "ketegangan" siswa menghadapi ujian, masih adaaaaa aja yang mengail diair keruh.

Minggu lalu beredar SMS dikalangan pelajar SMA :
Selamat menempuh ujian nasional.
Sebarkan SMS ini ke 7 pelajar lainnya.
Bila tidak, anda akan mendapat kesulitan....

Halahh.....
Koq tega teganya ya bikin anak kalut....
Untung anak si mamah, Arga, sih cuma ngelihatin, trus aku bilang aja, jangan diturut, itu mah musyrik.
Heheheh...sok bergaya ustadzah...heuheuheu.
Percaya sama Allah aja.
Kalau sudah belajar, berdoa, artinya sudah berikhtiar maksimal, kumaha Gusti Allah aja...
Jangan terpengaruh orang gila yang kirim SMS.

Enak aja, itu mah pasti dari yang punya keuntungan dari pelayanan SMS bukan ?
Cari duit koq aneh aneh aja ya.

Jadi.....
Selamat Menempuh Ujian Nasional aja ya....

Si mamah doain agar kalian ditenangkan hatinya, dijernihkan pikirannya, dicerdaskan akalnya, dimudahkan dan dilancarkan segala urusannya.
Insya Allah lulus dengan nilai baik, amin.

2 comments:

Anonymous said...

mudah2an lancar..dan lulus dengan sangat baik.

Bundanya Tiara said...

selamat ujian ya...mudah2an lancar dikasih kemudahan sama Allah...:-)