Ada yang nonton Oprah beberapa minggu yang lalu nggak ?
Berturut turut dalam beberapa episode dibahas tentang Debt Diet.....
Menarik, enak diikuti dan perlu dipraktekan.
Sekali lagi ini bener bener perlu dipraktekan.
Ketika blogwalking...eh, ada yang me resumekan nya, siapa ya, lupa euy.....
Bagus tuh...bravo lah, berbagi ilmu dengan yang lainnya.
Mungkin kalau istilah umumnya sih program mengencangkan ikat pinggang ya......
Sebetulnya, program ini bukan hanya untuk tujuan menghemat pengeluaran semata, lebih penting dari itu adalah bagaimana kita belajar hidup efektif efisien, seperlunya, sebutuhnya, bukan semaunya.
Atau lebih keren lagi, bagaimana kita hidup penuh manfaat, tidak mubadzir.....
Artinya, kalau berbelanja, seperlunya saja.
Kalau kelebihan, pasti ada yang nggak kepake kan ?
Pasti ada yang terbuang kan ?
Belajar, belajar, belajar mengelola pengeluaran, belajar mengendalikan diri dari nafsu sesaat.....
Banyak yang tiba tiba berbelanja sepatu, pakaian, tas aksesori lainnya di Mal....
Eh..ini lucu ya modelnya...
Aduuuh, itu cocok banget deh dengan celana yang gue punya....
Waaah, keren tuh tas, ada hiasan yang amboi.........
Beli, beli, beli...
Udah sampai rumah...nyesel.....atau dipake cuma sekali...simpan di lemari....
Bayangin, di acara Oprah tsb, ada perempuan yang punya bra 45....
Empat puluh lima buah saudara saudara !!!
Trus ada yang punya T- shirt 150 buah !!!!
Bayangin....jadi perlu beli lemari baru buat menggantung semua T-shirt....
Ada pula yang punya sepatu 7 lusin...
Halah....bade kamana bu....sementara kaki cuma punya dua...wuakakakakakaka...
Coba deh, mumpung weekend...tengok lemari, tengok rak sepatu, tengok lemari perabot.....
Haduuuuuh...koq banyak barang yang udah lamaaaaa nggak dipake ya.....
Menurut teori energi, kebanyakan barang, kebanyakan benda yang tak terpakai, akan menyedot energi positif kita...
Nah lho......pantesan rejeki seret, hehehehehe......
Debt Diet, ternyata tidak saja memberi pencerahan bagaimana cara mengelola uang atau lebih khusus lagi, bagaimana membelanjakan uang penghasilan kita.
Apa saja yang sebenernya harus dibeli, dll dll.
Tetapi juga menengok kebelakang, melihat apa saja yang ada diseputar kita.
Beres beres, buang buang, maksudnya bukan dibuangin gitu aja, tapi masih baaaaanyak orang yang memerlukan barang barang yang tidak kita pakai.
Dengan Debt Diet, bukan saja kita menjadi irit atau hemat belanja.
Tetapi, dengan penghematan itu banyak banget yang tertolong......
Ada yang bisa ngasih uang sekolah, ada yang bisa ngasih uang ujian, ada yang bisa ngasih baju, ngasih beras, ngasih motor buat ngojek, ngasih gerobak buat jualan....
Wuih......positif banget ya......
Bahkan, bisa bikin orang punya matapencaharian yang layak dan halal.
Bisa menyelamatkan seorang perempuan dari perdagangan manusia, dari pelacuran ( jadi inget almarhum ayahanda si bedegong, semoga Allah memuliakan almarhum, amin )..........
Wuaaaaah, hebat kan ???
Kita jadi manusia yang nggak cuma bisa ngritiiiiiiik aja, nggak cuma bisa ngomoooooong aja sampai berbusa.
Iiiiih..., amit amit deh...
Yuk ah, kita baca baca postingan tentang debt diet, trus kita praktekan, trus kita sebarkan, trus kita banyak memberi manfaat kepada sebanyak banyak mahluk Allah.
Insya Allah, musibah menjauuuuuuh, keberkahan mendekat, dan ketentraman, ketenangan, kebahagiaan kita raih bersama, amin
Sunday, March 11, 2007
Friday, March 09, 2007
DARI LINGKUNGANNYA ANAK ANAK BELAJAR
Belajar Hidup dari Lingkungan
Jika anak biasa hidup dicacat dan dicela, kelak ia akan terbiasa menyalahkan orang lain
Jika anak biasa hidup dalam permusuhan, kelak ia akan terbiasa menentang dan melawan
Jika anak biasa hidup dicekam ketakutan, kelak ia akan terbiasa merasa resah dan cemas
~ Jika anak biasa hidup dikasihani, kelak ia akan terbiasa meratapi nasib diri sendiri
~ Jika anak biasa hidup diolok olok, kelak ia akan jadi pemalu
~ Jika anak biasa hidup dikelilingi perasaan iri, kelak ia akan terbiasa merasa bersalah
~ Jika anak biasa hidup dimengerti dan dipahami, kelak ia akan menjadi penyabar
~ Jika anak biasa hidup diberi semangat dan dorongan, kelak ia akan menjadi percaya diri
~ Jika anak biasa hidup dipercaya, kelak ia akan menghargai
~ Jika anak biasa hidup diterima oleh lingkungannya, kelak ia akan mencintai
~ Jika anak biasa hidup tanpa banyak dipersalahkan, kelak ia akan senang menjadi dirinya sendiri
~ Jika anak biasa hidup mendapatkan pengakuan dari kiri kanan, kelak ia akan menetapkan sasaran langkahnya
~ Jika anak biasa hidup jujur, kelak ia akan memilih kebenaran
~ Jika anak biasa hidup mengenyam rasa aman, kelak ia akan mengandalkan diri sendiri dan orang orang sekitarnya
~ Jika anak hidup ditengah tengah keramahtamahan, kelak ia akan berpendirian
“ Memang indah dunia tempat tinggal ini
“Biasa hidup bagaimanakah anak anda ?
Jika anak biasa hidup dicacat dan dicela, kelak ia akan terbiasa menyalahkan orang lain
Jika anak biasa hidup dalam permusuhan, kelak ia akan terbiasa menentang dan melawan
Jika anak biasa hidup dicekam ketakutan, kelak ia akan terbiasa merasa resah dan cemas
~ Jika anak biasa hidup dikasihani, kelak ia akan terbiasa meratapi nasib diri sendiri
~ Jika anak biasa hidup diolok olok, kelak ia akan jadi pemalu
~ Jika anak biasa hidup dikelilingi perasaan iri, kelak ia akan terbiasa merasa bersalah
~ Jika anak biasa hidup dimengerti dan dipahami, kelak ia akan menjadi penyabar
~ Jika anak biasa hidup diberi semangat dan dorongan, kelak ia akan menjadi percaya diri
~ Jika anak biasa hidup dipercaya, kelak ia akan menghargai
~ Jika anak biasa hidup diterima oleh lingkungannya, kelak ia akan mencintai
~ Jika anak biasa hidup tanpa banyak dipersalahkan, kelak ia akan senang menjadi dirinya sendiri
~ Jika anak biasa hidup mendapatkan pengakuan dari kiri kanan, kelak ia akan menetapkan sasaran langkahnya
~ Jika anak biasa hidup jujur, kelak ia akan memilih kebenaran
~ Jika anak biasa hidup mengenyam rasa aman, kelak ia akan mengandalkan diri sendiri dan orang orang sekitarnya
~ Jika anak hidup ditengah tengah keramahtamahan, kelak ia akan berpendirian
“ Memang indah dunia tempat tinggal ini
“Biasa hidup bagaimanakah anak anda ?
Subscribe to:
Posts (Atom)