Friday, July 13, 2007

BAWEL

Dari jaman baheula, perempuan sudah dicap bawel, banyak bicara, jauh lebih banyak bicara daripada laki laki.
Benarkah?

Menurut survey, katanya, kaum perempuan yang chattingan, menuliskan kata 16.215 sehari, sedangkan, kaum lelakinya 15.669 kata......
Beda beda tipis...koq dibilang perempuan bawel ya....

Menurut survey pula, lelaki yang bawel, mengeluarkan sekitar 47 ribu kata dalam sehari, sedangkan lelaki pendiam, kalem, hanya berbeda 500 kata saja.......
Jadi semua lelaki praktis sebenernya bawel dooong......hehehehe...

Tapi, coba disimak, dilihat, diperhatikan, kayaknya emang bener, cewek tuh lebih banyak bicaraaaa, bicaraaaa, bicaraaaa aja, Dan apa yang dibicarakannya ?
Kadang nggak penting banget, kadang nggak manfaat, bahkan kadang negatif, menyakitkan, menuduh, bergossip......

Duuuuh, kalau sudah begini, gimana ya.....

Jadi inget si teteh dulu, kalau pulang sekolah, masih berseragam, bersepatu, udah angkat telepon...
Blablablabla....
Haaaaar, bukannya tadi disekolah juga sudah casciscus ?
Ini episode selanjutnya? bersambung? sampai sampai rekening telepon selalu membengkak dan jadi sumber nyapnyap setiap awal bulan....
Ggggrrrkkkhhhh

Kita sering melihat, di Mal, dikantor sekalipun, di sekolah, di kampus, di gang gang kecil, diperumahan padat, di arisan, di acara ibu ibu, bahkan di majelis taklim, di masjid......koq kayaknya perempuan itu gandeng, recet, rameeeeee, kayak disarang tawon ya........

Terkadang rada rada pusing dengernya, mana yang harus didengerin.
Ini teh inti ceritanya apa, maksudnya apa............

Hehehehe...jadi inget, ada pendapat beberapa bapak bapak yang mengijinkan istrinya aktif berkegiatan diluar rumah, dengan alasan yaitu tadi...
Perempuan harus mengeluarkan lebih dari seratus ribu kata perhari...
Kalau perempuan diharuskan diem dirumah, maka yang kebagian dengerin muntahan kata katanya pasti suaminya sepulang kerja, bukan ?......

Halah, sudah cape dikantor, kudu dengerin radio butut lagi.......
Hehehehe....
Naaaah, daripada pusing dengerin ocehannya yang notabene harus dikeluarkan setiap hari, mendingan menyuruh istrinya berkegiatan diluar rumah
Jadi pas tiba dirumah, istrinya sudah tinggal sedikit mengeluarkan kata katanya....heuheuheu....
Apa iya ?.......

Jangan jangan, karena keluar rumah, dapat info baru, dapat gossip baru, melihat barang baru..malah, pas sesaat setelah bapaknya pulang..pak, pak...blablablablabla.....
Apa nggak pusssying???

Jadi...bukan hanya perempuan, tapi lelaki juga.......jangan bawel bawel amat dooong....

Kayaknya kita harus selalu mengingat, mengingat dan mengingat lagi......
Bicara itu harus bener, nggak bohong, harus bermanfaat, jangan mubadzir, harus tidak menyakiti seorangpun, harus disampaikan dengan cara yang santun, bertutur tertata apik, harus jelas ucapannya dan harus secukupnya jangan berlebihan...

Konon, yang penting itu bukan kemampuan bicara, tetapi kemampuan untuk mendengarkan...seberapa baik kita bisa mendengarkan orang lain...dan seberapa baik orang mau mendengarkan bicara kita...itu yang manfaat..

Kalau masih ada cadangan kata kata....ya tulisin aja atuh di blog , bikin postingan...
Dari pada dicuekin atau dibilang radio rombeng.......heuheuheuheu...

8 comments:

ira said...

wah, baru tau ada penelitian dari mulai cetingan per kata kitu. Hebat! Wah, jadi menyimpulkan sendiri nih, kalo mo bawel, harus berkualitas, biar gak mubazir...xixixi

Anisa said...

Kata ibuku perempuan tuh kalau gak cerewet anaknya gak maju2, gak berkembang. Soalnya ibu tuh selalu ngajarin banyak ngomong ke anak2nya (mulai dari a,i u, e,o,mama, maem, papa, mimik) sedangkan bapak waktunya buat anak2 sedikit, kebanyakan buat cari nafkah. Betul begitu mah ?

Anonymous said...

Mendengarkan memang lebih sulit daripada bicara. Makanya anggota DPR juga lebih senang tidur , daripada mendengarkan orang bicara banyak didekatnya..hahaha. Wass, Sujiwo.

mamah_amira said...

Pernah ngalamin gak, kalau ada pertemuan antar keluarga, memang ibu-ibu kesannya lebih recet, nyenyenye...nyenyenye...(inget Icha), tapi, yang lebih betah diskusi justru bapak-bapak. Jadi gak heran juga dengan hasil survei. Yang dihitung kan 'jumlah kata' yang diucapkan, bukan 'apa' yang diucapkan

Nina said...

setujuuuu banget...cowo memang bawel juga. ;p

Anonymous said...

Huhahahahah bener pisan mah bawel disalurkan ke Blog...

Dulu pas kadieu ga ada yang bs diceritain, biasa ngacoprak sama ibukuh, da carita ka suami pan bedanya tanggapannya hahahaha
untung ada blog ehhehe

Mah, Arka sama Ophi pas Taufik Savalas meninggal juga sms mamahku trus mamah belum tau tea..hikss sedih nya..

Insha Allah sih pengen ambil sepeda di tempat Pak Hadna minggu depan, mungkin bisa ketemu Teh Acied..huehehe..

Ophi

Budhiana said...

Wah, Mamah Ani yth, bagaimana ngitungnya ya bahwa lelaki bawel sehari mengeluarkan 47.000 kata? Apa ditungguin sambil diitung sama si surveyornya. Anyway, salam kenal.

widie said...

haha..pantes suamiku selalu capek plus tambah capek pulang kerja ditambah lagi dengerin
'muntahannya siistri seharian hehe...cerita dr A smp Z mulai dari anak sampe tetangga haha...tapi kl ngga sama suami ma siapa lagi mo keluh kesah bercerita masalah anak-anak kan..?